oleh

Warga Desa ini Melempar Batu di Tengah Jalan. Ini penyebabnya

SULA, LENTERA.CO.ID – Penimbunan jalan raya yang dilintasi sejumlah pengendara proyek (seperti truk.red) dari Kota Sanan menuju perkantoran Pohea mengakibatkan debu itu, membuat warga setempat serta pengendara roda dua tak merasa nyaman.

“Kami selaku pengendara roda dua sangat terganggu karena jalan yang kami lewati di penuhi dengan debu,” kata Yanto, pengendara roda dua pada reporter Lentera Online, Kamis, 7 Juni 2018.

Akibat tak tahan dengan tebalnya debu jalan tersebut, warga Desa Mangon merasa kesal lalu melempar batu ditengah jalan.

“Kami tidak tahan dengan debu yang tiap hari kami rasakan, sehingga kami melempar dan menaruh batu-batu ke tengah jalan agar pengendara, khususnya kendraan proyek bisa mengurangi kecepatan sehingga jalan tak terlalu berdebu,” tutur Rus, warga Desa Mangon.

Red: jimi

10 september

Komentar

Berita Lainnya