oleh

Bupati, Wakil Bupati dan Sekda Halbar Didesak Mundur Bila Abaikan Tuntunan ini

HALBAR, LENTERA.CO.ID – Ternya Desakan Bupati Halmahera Barat (Halbar) Danny Missy, Wabup Halbar Ahmad Zakir Mando (AZM) dan Syahril Abd Radjak agar mengundurkan diri dari jabatan itu, bukan hanya datang dari KNPI Halbar, tetapi Desakan yang sama juga disampaikan Liga Mahasiswa Banau (Limau) kota Ternate melalui unjuk rasa di Depan Kantor DPRD Halbar pada Kamis 3 Mei 2018.

Kordinator aksi, Isra Boy dalam orasinya mengatakan, guna mewujudkan demokrasi ekonomi yang baik diharuskan adanya keterbukaan dalam pembangunan sebagai mana yang diamanatkan dalam undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah.

“Seperti 13 item pekerjaan infrastruktur yang dicanangkan Pemkab Halbar, tidak ada keterbukaan pembiayaan. Mengunakan anggaran apa?,” ujarnya menanyakan sumber anggaran pembangunan tersebut.

Tak hanya itu, lanjut Isra, soal pinjaman Pemkab Halbar senilai Rp. 150 miliar juga dinilai cacat prosedur karena pencairan tersebut mendahului persetujuan DPRD.

Selain itu, massa aksi juga mendesak Pemkab agar bertanggung jawab atas kerugian masyarakat akibat tak tersediannya pasar jual-beli Jagung. Juga menagih janji Bupati Danny untuk mendatangkan 10.000 ekor sapi.

“Meminta agar Pemkab memaksimalkan program perikanan, jika tidak maka ganti saja Kadis perikanan sekarang juga. Bila tuntutan kami tidak direalisasikan, maka kami meminta kepada Bupati, Wabup dan Sekda Halbar agar mengundurkan diri dari jabatan,” pinta Isra.

Red: chull

10 september

Komentar

Berita Lainnya