oleh

Biro Provos Divpropam Polri Periksa Daftar Pelanggaran Disiplin di Propam Polda Gorontalo

GORONTALO, LENTERA.CO.ID – Polda Gorontalo beserta Polres jajaran khususnya, Provos Polda Gorontalo masih sanggup menyelesaikan perkara disiplin Polri tepat waktu walau dengan segala keterbatasan yang ada.

Demikian itu terbukti saat kunjungan Tim Biro Provos Provos Divpropam Polri yang di pimpin oleh Pemeriksa Utama bersama dua personel Biro Provos Divpropam Polri di Polda Gorontalo dan jajaran, diataranya Polres Gorontalo Kota, Polres None Bolago, Polres Pohuwato, Polres Gorontalo, dan Polres Boalemo. Dengan agenda DP3D (Daftar Pemeriksaan Pendahuluan Pelanggaran Disiplin) dan Patsus yang dilaksanakan dari tanggal 20-22 Maret 2018.

Pertemuan bersama Polda dan jajarannya

Pemeriksa utama Divpropam Polri, Kombes Pol Oksiandry dalam kegiatan tersebut , Selasa, Maret 2018 menyampaikan beberapa hal penting diantaranya, para Ankum yang akan memimpin sidang disiplin maupun kode etik Polri harus sikap netral dan dapat memberikan putusan yang tegas, semata-mata untuk meningkatkan kinerja Kepolisian yang lebih baik dalam melayani masyarakat.

Guna mengurangi pelanggaran yang dilakukan oleh oknum Polisi, Kombes Pol Oksiandry mengimbau agar pengawasan diperketat terhadap personel dalam melakasanakan tugasnya.

Saat pemeriksaan

“Saya mengimbau para personel Kepolisian, bahwa dalam melayani masyarakat bukanlah sebuah pekerjaan saja, tapi lebih dari pengabdian seorang Bhayangkara kepada masyarakat, bangsa dan negaranya,” tutup wanita berpangkat 3 bunga ini.

Terpisah, Kasubdid Provos Bid Propam Polda Gorontalo, AKP Romi Pobi, menyampaikan terima kasih kepada tim Divpropam Polri yang telah berkunjung di Polda dan jajaran di Gorontalo.

Bersama Polda Gorontalo dan jajarannya

“Tentunya dalam pemeriksaan ini banyak memberikan petunjuk yang kami peroleh, terutama masukan atau saran guna meningkatkan kinerja Provos. Selain itu, petunjuk tentang cara pengadministrasian baik dalam hal aduan sampai pada pemberkasan KSS anggota serta penjatuhan hukuman bagi personel yang melakukan pelanggaran. Ini bertujuan agar Polri kedepan lebih baik lagi,” tandas AKP Romi Pobi.

Komentar

Berita Lainnya