oleh

Pinjaman 150 M, Bupati Mengaku Sesuai Mekanisme

HALBAR.LENTERA.CO.ID — Bupati Halmahera Barat, Danny Missy tampak gelisah bahkan kaget saat ditanyakan prosedur atau mekanisme pinjaman Pemkab senilai Rp. 150 miliar tersebut yang belakangan ini mencuat dugaan adanya suap itu.

“Jadi terkait dengan pinjaman Rp. 150 Miliar itu, sudah sesuai mekanismenya,” terang orang nomor satu Halbar pada Senin, 12 Maret 2018 di kantor Bupati Halbar.

Namun terkait dengan cicilan pinjaman disertai dengan bunga, kata Danny, itu bisa dicicil pertahun atau perbulan. “Lebih lengkapnya tanya ke keuangan,” katanya.

Dia juga mengakui, dari pinjaman tersebut dialokasikan untuk sejumlah pembangunan fisik. Diantaranya, pembangunan ruas jalan yang menghubugkan desa Kedi dan Goal, kecamatan Loloda diikuti jalan di Susupu menuju Goro-Goro, Tabobol menuju Barito serta seputaran kecamatan Ibu dan Jailolo. “Yang jelas semua untuk percepatan pembangunan infrastruktur di Halbar,” terang Danny.

Namun, peryataan yang disampaikan orang nomor satu Halbar ini seputaran pembangunan fisik yang dianggarkan melalui pinjaman tersebut berbeda dengan data yang ada di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

“Ya item pembangunan tersebut dianggarkan melalui dana alokasi umum (DAU) tahun 2018,” ujar Kabid Bina Marga pada Dinas PU-PR Halbar, Abd Hamid Yusri, tanpa menyebutkan besaran anggaran yang diplot untuk itu.

Red: chull

Penulis: Reporter Halbar - CHASRUL Tampilang

Gambar Gravatar
CHASRULL, Reporter Biro HALBAR sekaligu Redaktur dan Pembimbing Omdesa.id

Komentar