oleh

Gejala Baik Penyelesaian CSR PT NHM

HALUT.LENTERA.CO.ID — Pihak-pihak yang terkait pelaksanaan program CSR PT Nusa Halmahera Mineral, Kabupaten Halmahera Utara terus berupaya untuk mencari solusi bagi penyelesaian persoalan dana CSR yang beberapa kali memicu terjadinya demonstrasi. Terlepas dari adanya perbedaan pandangan antar pihak-pihak yang mempertanyakan penggunaan dana itu, penyelesaian yang akan memenuhi keinginan semua pemangku kepentingan dapat terwujud.

Staf bidang Hubungan Masyarakat PT NHM Yolanda Sumeisey, saat dihubungi reporter Lentera.co.id secara singkat membenarkan kemungkinan itu.

“Pada intinya kami mendengarkan semua pemangku kepentingan, semoga saja proses penyelesaian yang akan berakhir kepada sebuah kesepakatan yang bias diterima semua,”ujarnya Rabu 7 February 2018 pada redaksi media ini.

Saat dimintai komentarnya secara terpisah Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Utara Fredy Tjandua menyatakan benar ada komunikasi antara perusahaan dengan pemerintah daerah.

Menurut Fredy, Pemda sudah berkirim surat terkait dengan berita acara dan komitmen yang dibangun pemerintah daerah dengan masyarakat lingkar tambang. Diharapkan agar ada respon dari pihak NHM sebelum 15 Februari.

“Sekiranya pihak PT NHM merespon itu maka akan ada pembicaraan lanjutan,”ujar dia.

Lebih jauh dijelaskannya, pihaknya membutuhkan laporan terkait dengan pemanfaatan dana CSR secara berjenjang. Hal itu penting karena Pemda Halut ingin mengklarifikasi informasi yang bias menyangkut dana CSR. “Konon katanya dinikmati oleh orang Pemda, kita ingin klarifikasi aliran dana itu,” tambah dia.
Dukungan Pemda Halut.

Pihak PT NHM sendiri, menurut Fredy Tjandua, menjawab surat Pemda Halut padatanggal 15 Desember 2017. Dalam jawabannya, PT NHM menyatakan akan memberikan laporan kurun 2011 hingga 2016 pada minggu ketiga Januari 2018.

Dalam jawaban itu, PT NHM juga menyampaikan informasi bahwa terkait dengan pemanfaatan dana CSR 2017-2018 itu sudah ada komitmen program antara pemerintah daerah dengan PT PNHM lewat Pengelola CSR.

Terkait dengan pengelolaan CSR sendiri Fredy menegaskan bahwa pihak Pemda Halut tidak membuat kesepakatan dengan PT NHM. “Kita Cuma mensupport untuk pedoman umum dan pelaksanaan sosialisasi dengan konsep yang ditawarkan oleh PT NHM.”

(red)

10 september

Komentar

Berita Lainnya